ingin hidup kaya hindari pemakaian kata berikut ini

Share:
ingin hidup kaya hindari pemakaian kata berikut ini
ingin hidup kaya hindari pemakaian kata berikut ini

 - dominolive - Siapa yang mau hidup kaya?

Hidup ini sebenarnya adalah pilihan jadi bukan sudah di takdirkan, menjadi kaya maupun miskin hanyalah tergantung pada pola pikir dan cara menjalani hidup.

Jika ingin kaya, tentunya Anda harus berusaha keras guna mencapainya. Selain itu, harus selalu berkemauan kuat untuk berkembang dan mempelajari hal-hal baru. Sehingga kemampuan diri untuk menghasilkan pendapatan yang besar juga bukan hal mustahil.

Namun, sejatinya masalah yang kerap membuat orang tetap miskin adalah terletak pada pola pikir dan mentalnya. Lalu, pola pikir apa yang bisa membuat jatuh miskin atau terus-terusan miskin?

Berikut pola pikir ingin kaya dan hindari pemakaian kata berikut ini :


1. Saya tidak punya bakat


Merasa diri tidak cukup baik ataupun tidak memiliki kemampuan bukanlah alasan yang tepat. Sebab, pemikiran tersebut sama sekali bukanlah alasan, melainkan pola pikir yang bisa menutup pintu kesuksesan bagi Anda. Tampaknya Anda perlu mengingat sebuah kutipan hardwork beats talent.

"Memang benar, orang-orang berbakat akan kalah dengan orang yang bekerja keras. Ketahuilah bahwa skill tidak hanya timbul dari bakat, akan tetapi karena sering diasah juga oleh kerja keras."

2. Saya tidak terlahir kaya


Kalimat yang satu ini jelas hanyalah sebuah alasan belaka. Mulai sekarang, sebaiknya berhentilah membanding-bandingkan diri Anda dengan orang yang terlahir lebih beruntung, karena hal itu bukanlah penghalang untuk meraih kekayaan.

Mengutip dari pengusaha sukses, Bill Gates: if you born poor, it isnt your fault. But, if you die poor, its your fault. Kutipan dari pengusaha asal Amerika Serikat bisa menjadi renungan agar Anda tidak pasrah begitu saja pada takdir. Percayalah, kerja keras dan sikap pantang menyerah akan mengubah Anda.

3. Andai saya punya waktu lebih


Jika Anda sering mengucapkan kalimat ini, tentulah Anda hanya melakukan pembelaan diri saja. Berhentilah menyalahkan waktu. Orang kaya dan sukses adalah orang yang pandai menggunakan waktu yang mereka punya dengan tepat.

Jika Anda benar-benar berniat dan berkomitmen dengan diri Anda sendiri, pastilah Anda bisa menikmati setiap proses dengan penuh suka cita serta menjadi bijak menggunakan waktu. Anda juga harus ingat bahwa kekayaan maupun kesuksesan tidaklah bisa diraih secara instan, melainkan melalui proses panjang dan kerja keras.

4. Saya tidak berpendidikan tinggi


Ada banyak jutawan di dunia ini tidak mengenyam pendidikan yang tinggi. Jangan menjadikan pendidikan yang tak cukup tinggi menjadi penghalang Anda menjadi sukses. Ingatlah, pendidikan dan ilmu tidak hanya bisa diperoleh dari sekolah, melainkan dari pengalaman ataupun lingkungan sekitar Anda.

Manfaatkanlah apa yang ada di sekitar Anda, bersemangatlah, serta banyaklah belajar dari pengalaman maupun dari orang-orang yang positif. Dan jangan pernah lelah untuk meningkatkan kemampuan diri.

5. Tidak pernah bersyukur dan bersabar


Menjadi kaya serta mengubah nasib bukanlah hal yang mudah, tentunya tidak semudah membalikkan telapak tangan. Namun, Anda harus yakin bahwa tidak ada yang mustahil jika Anda mau berusaha dan berkomitmen.

Tentunya, jangan lupa untuk bersyukur dengan keadaan serta bersabar dalam proses Anda. Berapa banyak miliarder di luar sana yang berasal dari keluarga miskin? Tentunya banyak sekali. Maka, jika Anda ingin menjadi salah satunya, bekerja keraslah.

sumber : cermati
dominolive agen poker bandar dadu ceme sakong dan q
dominolive agen poker bandar dadu ceme sakong dan q

dominolive agen poker bandar dadu ceme sakong dan q
Dapatkan BONUS 50rb dominolive new member utk game bandar domino, bandar ceme, bandar dadu,bandar sakong, bandar q

Daftar dan dapatkan berbagai bonus dan keuntungan menarik sekarang juga.

Hubungi : Dominolive http://play.dominolive.net/DominoLive/
livechat :  http://www.glxgo.com/
Whataspp : +85516595233

Nb : penulis tidak menganjurkan untuk berjudi hanya sebagai bahan referensi

No comments

Note: Only a member of this blog may post a comment.